Jumat, 25 November 2011

Sondir

Pemeriksaan

KEKUATAN TANAH DENGAN SONDIR


A.  Tujuan

Pemeriksaan ini dimaksudkan untuk mengetahui perlawanan penetrasi konus dan hambatan lekat tanah, untuk mengetahui kedalaman lapisan tanah keras serta sifat daya dukung tanah keras serta sifat daya dukung maupun daya lekat setiap kedalaman.
Perlawanan penetrasi konus adalah perlawanan tanah terhadap ujung konus yang dinyatakan dalam
 gaya per satuan luas. Hambatan lekat adalah perlawanan geser tanah terhadap selubung bikonus dalam gaya persatuan panjang.

B.  Peralatan

a)     Mesin sondir ringan ( 2 ton ) atau mesin sondir berat ( 10 ton )
b)     Seperangkat pipa sondir lengkap dengan batng dalam, sesuai kebutuhan dengan panjang masing masing 1 meter
c)     Manometer dengan kapasitas untuk sondir ringan 0 sampai 250 kg/cm²
d)     Konus dan Bikonus
e)     4 (empat) buah angker dengan perlengkapan (angker daun atau spiral)
f)      Kunci kunci pipa, alat alat pembersih, oli, minyak hidrolik (kastrol oli, SAE 10) dll.

C.  Prosedur Pelaksanaan

a)     Pasang dan aturlah agar mesin sondir vertical di tempat yang akan diperiksa dengan menggunakan angker yang dimasukkan secara kuat ke dalam tanah.

Pengisian minyak hidrolik harus bebas dari gelembung udara

b)     Pasang konus dan bikonus, sesuai kebutuhan pada ujung pipa pertama
c)     Pasang rangkaian pipa pertama beserta konus tersebut pada mesin sondir
d)     Tekanlah pipa untuk memasukkan konus atau bikonus sampai kedalaman tertentu,umumnya setiap 20 cm
e)     Tekanlah batang.
Apabila dipergunakan bikonus maka penetrasi ini pertama tama akan menggerakkan ujung konus kebawah sedalam 4 cm, dan bacalah manometer sebagai perlawanan penetrasi konus (PK). Penekanan selanjutnya akan menggerakkan konus beserta selubung ke bawah sedalam 8 cm, bacalah manometer sebagai hasil jumlah perlawanan (JP) yaitu perlawanan penetrasi konus dan hambatan lekat (HL).
Apabila dipergunakan konus maka pembacaan manometer hanya dilakukan pada penekanan pertama
f)      Tekanlah pipa bersama batang sampai kedalaman berikutnya yang akan diukur. Pembacaan dilakukan pada setiap penekanan pipa sedalam 20 cm

D.  Perhitungan

Pekerjaan sondir dihentikan pada keadaan sebagai berikut :
-   Untuk sondir ringan pada waktu tekanan manometer tiga kali berturut turut melebihi 150 kg/cm² atau kedalaman maksimum 30 meter
-    Untuk sondir berat pada waktu tekanan manometer tiga kali berturut turut melebihi 500 kg/cm² atau kedalaman maksimum 50 meter.



 

 

 

 

 

E.   Pelaporan

a)     Lokasi titik sondir
b)     Titik nol sondir harus diikat terhadap suatu titik
c)     Laporan grafik :
§   Perlawanan penetrasi konus terhadap kedalaman
§   Jumlah hambatan lekat terhadap kedalaman
Catatan :
1.   Keuntungan yang diperoleh pada penggunaan alat ini adalah :
§   Baik untuk lapisan tanah lempung
§   Dapat dengan cepat menentukan letak lapisan tanah keras
§   Dapat memperkirakan perbedaan lapisan tanah
§   Dapat dipergunakan untuk menghitung daya dukung lapisan tanah lempung dengan menggunakan rumus empiris
2.   Kerugian pada penggunaan alat ini adalah :
§   Tidak dapat dipergunakan untuk lapisan tanah yang berbutir kasar, terutama lapisan tanah yang mengandung kerikil dan batu
§   Hasil penyondiran sangat meragukan apabila letak alat tidak vertical atau konus/bikonus tidak bekerja dengan baik
3.   Setiap penggunaan alat sondir harus dilakukan kalibrasi dan pemeriksaan perlengkapan :
§   Manometer manometer yang akan digunakan masih dalam keadaan baik sesuai dengan standar yang berlaku
§   Ukuran konus yang akan digunakan harus sesuai dengan ukuran standar

4.   Setiap tahap pemeriksaan batang akan dimulai jarum manometer harus menunjukkan angka nol
5.   Apabila alat sondir sudah mulai terangkat sedangkan tekanan manometer belum mencapai 150 kg/cm² untuk sondir ringan ata 500 kg/cm² untuk sondir berat, alat sondir diberi pemberat
6.   Pada alat sondir yang masih baik batas kapasitas tersebut dapat dinaikkan menjadi 200 kg/cm² untuk sondir ringan dan 550 kg/cm² untuk sondir berat.

Foto Alat Sondir Hidrolik

Foto Alat Sondir Manual

Grafik Sondir

Tabel Perhitungan Sondir


Hand Bor


PENGAMBILAN CONTOH TANAH DENGAN BOR TANGAN (HANDBOR)

A.  Tujuan
Pekerjaan pengeboran dilakukan untuk mengambil contoh tanah dari berbagai kedalaman. Biasanya dilakukan di samping lubang sondir agar didapatkan korelasi antara kekuatan tanah dan jenis tanah yang dikandungnya.

B.  Peralatan
1.     Iwan Auger
2.     Stang bor
3.     Pemutar stang bor
4.     Tabung sample
5.     Stick aparat
6.     Kunci pipa
7.     Palu besar
8.     Kaleng (untuk penyimpanan sample)
9.     Parafin
10.   Kompor
11.   Pan
12.   Spoon
C.  Prosedur Percobaan
a)     Bersihkan daerah di sekitar lubang yang akan dibor
b)     Pasang Auger pada stang bor, lalu pasang pemutarnya
c)     Tekan Auger ke dalam tanah sambil diputar, setelah contoh tanah mengisi Auger sampai penuh (20 cm) kemudian Auger diangkat dengan hati hati
d)     Keluarkan contoh tanah dari dalam Auger untuk dibuat deskripsi jenis tanah dari bahan bahan yang dikandungnya. Simpan dalam kaleng/plastik dan beri label yang memberikan keterangan titik bor, kedalaman, tanggal pengeboran
e)     Ulangi prosedur (c) dan (d) sampai tercapai kedalaman yang diinginkan. Contoh tanah tidak asli (disturbed sample) dan hanya digunakan untuk keperluan dan deskripsi tanah
f)     Untuk mendapatkan contoh tanah asli (Undisturbed sample) digunakan tabung contoh. Auger yang tadi digunakan sekarang diganti dengan tabung contoh yang telah disambung dengan stick apparat. Masukkan ke dalam lubang yang telah dibentuk. Bila tanahnya cukup lunak, tabung contoh ditekan perlahan lahan sampai masuk sedalam 40 cm kemudian diputar satu kali untuk melepaskan/memotong contoh tanah pada dasar tabung kemudian diangkat. Bila tanahnya cukup keras sehingga tabung tidak dapat ditekan, gunakan palu untuk memukulnya, lakukan dengan cara perlahan lahan
g)     Setelah didapatkan contoh tanah asli dalam tabung, lepaskan stick apparat lalu dinding luar tabung dibersihkan. Potonglah kedua bagian ujung tanah setebal 1 cm kemudian tutup dengan cairan paraffin. Lakukan satu persatu pada waktu menutupnya dengan paraffin
h)     Tulislah label yang berisis nomor titik bor, kedalaman, bagian atas/bagian bawah, tanggal pengambilan contoh dan lain lain sebagainya di luar tabung
i)      Contoh tanah asli ini sebaiknya dimasukkan kembali ke dalam peti pelindung terutama bila tempat pemeriksaan / laboratorium cukup jauh

Catatan :
a)    Bersihkan mata bor dan stangnya setiap kali selesai dipakai lalu lumuri dengan oli secukupnya    untuk menghindari karat
b)    Sebelum dipakai, tabung contoh harus dalam keadaan bersih dan bagian dalamnya diberi pelumas sehingga tanah bisa masuk maupun keluar dengan mudah

Peralatan Hand Bor

Contoh Data Hand Bor